Slideshow 1
Slideshow 2
Slideshow 3
KEDIRI - Sungai Brantas sebagai kebanggaan warganya terbukti bersih dari sampah. Kemarin (20/12) para peserta lomba Ekspedisi Brantas menyaksikan sendiri bagaimana keadaan sungai pada start ekspedisi di kawasan desa Wanengapten, Gampengejo. Terlihat jelas bahwa masyarakat sekitar sungai mampu menjaga kebersihan.
Dilihat dari fisiknya, lereng sungai Brantas di Wanengpaten bisa dibilang curam. Hal ini kemungkinan membuat orang-orang enggan turun ke sungai Brantas. Namun karena tiada satupun sampah yang berserakan, perasaan malas akan lenyap begitu melihat suasana sungai yang asri dan sejuk. Di sisi lain Brantas, tepatnya pada jembatan Papar, Kediri dan jembatan Pelem, juga terhindar dari kata kotor. Dengan kebersihan sungai yang terjaga, dampak langsung yang diterima masyarakat antara lain manfaat sungai yang berkembang menjadi sarana dan prasarana seperti rekreasi dan memnuhi kebutuhan sehari-hari.
Read more →
KEDIRI - Sorakan, riuh tepuk tangan, lambaian tangan, teriakan para pelajar, yang berduyun-duyun memberikan dukungan dan semangat, turut serta dalam kemeriahan Ekspedisi Brantas 3 Radar Kediri. Antusias pelajar dan warga dalam menyambut rombongan ekspedisi, tidak kenal lelah, tidak kenal panas, dan tidak kenal putus asa. Rasa senang dan rasa kebersamaan yang mereka wujudkan dalam memberikan support bagi rombongan ekspedisi. Di tepi sungai mereka berjajar dengan rapi, dan melambai-lambaikan bendera Merah Putih, sebagai tanda turut memberikan semangat dan menyambut kedatangan tim ekspedisi.
Menurut salah satu siswi SMPN 2 Kertosno yang malu menyebutkan namanya, merasa senang bisa mendukung dan berpartisipasi langsung dalam kegiatan penghijauan dan tabur benih ikan di Sungai Brantas. Ratusan pelajar yang turut serta mendukung dan menyambut kegiatan tersebut, berasal dari SMPN 2 Kertosono Kabupaten Nganjuk. Senang, itulah ungkapan singkat, dari salah satu siswa SMPN 2 Kertosono yang menyaksikan ekspedisi siang itu.
Read more →
KEDIRI - Upaya untuk menyelamatkan daerah aliran sungai (DAS) Brantas dari pengrusakan lingkungan, yang diakibatkan ulah manusia, seperti penambangan pasir liar (ilegal), limbah rumah tangga, sampah, limbah pabrik dan tebing ambrol. Diperlukan kerjasama dan komitmen bersama dengan semua pihak. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri bersama Pemkab Nganjuk, dan didukung jajaran DPRD, kepolisian, TNI, dan masyarakat peduli Brantas, bersama–sama berkomitmen untuk peduli selamatkan dan lestarikan Sungai Brantas dari kerusakan. Kegiatan tersebut diberi nama “Ekspedisi Brantas 3 Radar Kediri”.
Kegiatan berlangsung hari Kamis (20/12) kemarin. Menurut panitia penyelenggara ekspedisi bertujuan untuk melestarikan dan mengetahui sejauh mana kondisi Sungai Brantas saat ini. Ekspedisi Brantas telah ada sejak 2010, 2011, hingga 2012. Ekspedisi kali ini menempuh jarak sekitar 23 kilometer, rutenya diawali dari Desa Wanengpaten, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, hingga berakhir di Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.
Read more →
KEDIRI - Sungai Brantas merupakan salah satu sungai terpanjang di Jawa Timur. Sumber daya alam yang tersedia di Brantas, bisa menjadi sumber penghidupan masyarakat sekitar. Keberadaan Brantas harus tetap dijaga kelestariannya, agar sungai dapat berjalan sesuai fungsinya, dan terhindar dari kerusakan. Upaya untuk mencegah, agar kerusakan tidak makin luas, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri bersama Pemkab Nganjuk, mengadakan Ekspedisi Brantas 3 Radar Kediri. Misi melestarikan Brantas tersebut didukung oleh legislatif, kepolisan, TNI, serta masyarakat peduli Brantas. Rangkaian kegiatan untuk melestarikan Sungai Brantas meliputi, pengamatan terhadap kerusakan maupun pencemaran Brantas, penghijauan dan tabur benih ikan. “Ekspedisi Brantas 3 merupakan kegiatan dalam rangka pelestarian Brantas, dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana kondisi Sungai Brantas saat ini,” kata salah satu panitia.
Kegiatan berlangsung Kamis (20/12) kemarin, Bupati Kediri Haryanti, Wakil Bupati (Wabup) Nganjuk Abdul Wachid Badrus, hadir dan melihat langsung dari dekat kondisi Brantas. Acara dimulai sekitar pukul 06.00, dibuka dengan doa bersama. Dilanjutkan penanaman bibit pohon di sekitar sungai, dan tabur benih ikan di Brantas. Pukul 07.00 rombongan tim Ekspedisi Brantas 3 mengawali start, dari lokasi pemberangkatan, di Desa Wanengpaten, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.
Read more →